Jumat, 04 April 2014

MEDITASI ZIKIR PERNAFASAN DI DALAM ISLAM


Meditasi Zikir Pernafasan lazimnya dilakukan sambil duduk bersila dilantai atau duduk diatas kursi. Meditasi Pernapasan dilakukan dengan menarik nafas perlahan hingga memenuhi ruang paru paru, kemudian menahan nafas selama yang dapat dilakukan , seterusnyanya menghembuskan nafas perlahan hingga paru paru kosong, demikian seterusnya . Meditasi Pernapasan digunakan untuk menyatukan fikiran dan hati ketika berdo’a atau berdzikir .

Meditasi Zikir Pernapasan membuat fikiran dan hati (perasaan) lebih fokus pada kalimat yang dibaca didalam hati . Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam berdo’a karena fikiran dan hatinya tidak fokus pada kalimat yang dibaca atau diucapkan dalam berdo’a. Allah tidak menerima do’a yang dipanjatkan oleh orang yang hati dan fikirannya tidak fokus atau lalai.

Meditasi Zikir Pernapasan dilakukan sambil membaca kalimat zikir dan do’a ketika menarik, menahan dan menghembuskan napas. Ketika menarik napas umumnya dibaca kalimat tahlil, tasbih, tahmid, istighfar, asmaulhusna atau kalimat hauqalah. Ketika menahan napas dibaca kalimat zikir atau do’a yang umum diajarkan Rasulullah, dari Qur’an atau do’a yang disusun sendiri sesuai dengan kehendak . Ketika menghembuskan nafas baca beberapa kalimat sebagai berikut :

1.“ Laa ilaaha illallahu wahdahu laasyariikalah lahuu mulku walahulhamdu , yuhyii wayumiitu wahuwa ala kulli syai’inkodir….Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa , tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan dan bagiNya pujian, Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu”

2. “Laa haula wala kuwwata illa billahil aliyyil adziim……tiada daya dan kekuatanku melainkan dengan pertolongan Allah “

3. "Taqobbal minna du’a aana ya arhamar rohiimin, kay nusabbihaka katsiro wanadzkuroka katsiro innaka kunta bina bashiro"……perkenankan do’a kami wahai yang maha pengasih dan penyayang, agar kami tasbih dengan sebanyak banyaknya padaMu, dan agar kami ingat padaMu dengan sebanyak banyaknya, sesungguhnya Engkau maha melihat keadaan kami

Zikir dan do’a yang dibaca ketika menahan nafas

Beberapa zikir dan do’a yang dibaca ketika menahan nafas antara lain sebagai berikut ini

"Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal."
(Ali Imran 160)
Keterangan : Ayat ini memberi keyakinan bahwa jika Allah menolong kita , tidak ada seorangpun yang dapat mengalahkan kita,namun jika Allah membiarkan kita maka tidak ada tempat memohon selain padaNya, hanya Dia yang dapat membebaskan kita dari berbagai kesusahan. Hanya kepadaNya lah kita bertawakal dan menyerahkan semua urusan. Mewiridkan ayat ini dapat menghilangkan rasa cemas, takut, kuatir, dan membangkitkan rasa optimis dengan pertolongan Allah tidak ada orang yang bisa mengalahkan kita.

"Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya."
(Al Israak 30)
Keterangan : Ayat ini memberi keyakinan bahwa Allahlah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki, dan memberi keyakinan bahwa Allah sangat memperhatikan keadaan kita. Mewiridkan ayat ini menghilangkan rasa cemas dan takut akan kemiskinan, bangkrup dan kemelaratan , dan membangkitkan rasa optimis akan kejayaan dan kemajuan dalam perniagaan serta selalu merasa bahwa Allah selalu memperhatikan keadaan kita . Ada baiknya ayat ini diringi dengan berdo’a mohon kelapangan rezeki dari sisiNya.

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."
(Huud 3)

Keterangan :
Mewiridkan ayat ini membangkitkan semangat untuk selalu istighfar dan mohon ampun pada Allah, dan memberi keyakinan bahwa Allah akan memberi kehidupan yang baik dan berbagai kenikmatan sampai datang ajal yang telah ditetapkanNya. Ayat ini juga memberi keyakinan bahwa dengan banyak istighfar insya Allah akan dilindungi dari nazab yang dahsyat dihari berbangkit.

"Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong."
(Al Israak 80)

Keterangan : Ketika berdo’a cukup dimulai dari “ Robbi adkhilni ….kata perintah Qul ..tidak dibaca. Dengan mewiridkan do’a ini insya Allah akan selalu mendapat keberuntungan dalam perjalanan hidupnya. Masuk ketempat yang yang baik dan keluar dari tempat yang baik pula serta selalu mendapat pertolongan dan jalan keluar dari berbagai masalah yang dihadapi.

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Al Baqarah 286

Keterangan:
Mewiridkan ayat ini memberi keyakinan bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Do’a yang dipanjatkan akan melindungi diri kita dari kemarahan dan kemurkaan Allah akibat kesalahan dan kekhilapan kita . Do’a ini juga melindungi kita dari bencana, musibah atau masalah yang rumit yang tidak sanggup kita memikulnya. Insya Allah dengan mewiridkan do’a ini kita terpelihara dari berbagai bencana dan kesulitan yang amat memberatkan. Jika terjadi juga hal tersebut insya Allah akan mendapat pertolongan Allah dengan segera.
PENGARUH TERHADAP SHOLAT KHUSUK


Latihan meditasi zikir pernapasan yang dilakukan setiap hari memberi dampak positif bagi pelaksanaan sholat khusuk. Selama latihan fikiran dan hati sudah terbiasa fokus pada ayat yang dibaca, sehingga dalam sholat pun ini akan menjadi kebiasaan pula. Untuk melatih sholat khusuk ada baiknya bacaan sholat seperti do’a iftitah, iftirosh I’tidal , tasyahud juga dibaca ketika menahan napas dalam latihan zikir nafas.

Dengan melakukan zikir pernafasan ini bererti ,kita sudah melaksanakan himbauan untuk berzikir ketika berdiri, duduk dan berbaring. Dampak pelaksanaan zikir ini akan kita rasakan didunia dan akhirat. Aktiviti ini juga berpengaruh terhadap stamina dan daya tahan tubuh, insya Allah juga mempercepat pemulihan dari berbagai penyakit yang mengganggu. Kegiatan zikir nafas ini merupakan pelaburan untuk kehidupan dunia dan akhirat. Ini salah satu jalan untuk mendekatkan diri pada Allah.

DAHSYATNYA KEKUATAN SHOLAT

Sholat adalah kegiatan kewajipan rutin yang dilakukan umat Islam minima lima kali sehari semalam. Didalam sholat terdapat hak Allah dan hambaNya. Hak Allah untuk dipunji disanjung dan disembah. Hak hambaNya untuk mendapat lindungan, naungan dan pertolongan. Inti kegiatan sholat adalah Iyyaka dan’budu wa iyyaka nastaiin……hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Kegiatan sholat berisi sanjungan dan pujian kepada Allah (Iyyaka na’budu) dan do’a memohon rahmat dan pertolongannya (Wa iyyaka nastaiin).

Seluruh kegiatan sholat tergambar dalam surat Al-Fatihah yang wajib dibaca setiap sholat. Rasulullah mengatakan tidak sah sholat seseorang jika tidak membaca surat Al-Fatihah. Surat Al Fatihah terdiri atas 7 ayat, ayat 1-3 merupakan hak Allah, ayat 4 merupakan ayat pertengahan sebagian bagi Allah dan sebagian bagi hambanya iyyaka na’budu….hanya kepada Engkau kami menyembah (hak Allah), wa iyyaka nastaiin….hanya kepada Engkau kami memohon (hak Allah). Ayat 5-7 adalah hak hambaNya. Selanjutnya seluruh kegiatan sholat diisi dengan pujian dan sanjungan pada Allah serta permohonan atau do’a dari hamba kepada Allah.

Sholat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, tidak dapat dilakukan sepanjang waktu seperti berzikir. Sholat yang dilakukan dengan benar dan khusuk akan memberikan perlindungan pada pelakunya sepanjang kehidupan dunia dan akhirat. Allah akan memberi kemenangan, naungan dan perlindungan pada hambaNya yang sholat dengan benar dan khusuk. Ini janji Allah yang banyak disebutkan dalam Al Qur’an.

Kegagalan sebagian besar umat Islam dalam meraih kemenangan dan kejayaan didunia maupun akhirat disebabkan kegagalan mereka melakukan sholat dengan benar dan khusuk. Janji Allah benar, dan pasti dipenuhi….namun mengapa sebagian besar umat Islam didunia selalu ditindas, dihinakan, dikalahkan. Apa yang salah dengan janji Allah tersebut?.

Kekuatan sholat telah terbukti membawa umat Islam pada kemenangan dan kejayaan menguasai dunia pada masa lalu. Dengan kekuatan Sholat tentara Islam berhasil mengalahkan kerajaan Romawi dan Persia, terus mengembangkan sayap menguasai penjuru dunia. Thoriq bin Ziad berhasil menaklukan Eropa mendirikan kerajaan Islam di Andalusia (Spanyol) yang sempat berjaya selama kurang lebih 700 tahun. Kekhalifahan Islam di Turki juga berhasil menguasai kawasan Eropa dan Asia selama ber-abad abad.

Ditengah kebodohan orang Eropah yang masih menganggap bumi ini datar dan mereka menghukum mati Galileo yang mengatakan bumi ini berputar mengelilingi matahari. Bahkan Columbus yang beniat mengelilingi dunia dengan berlayar kearah barat dan ia yakin akan muncul dari arah timur mereka katakan sebagai orang gila. Berbagai Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dibawah kekuasaan Islam dimasa itu seperti ilmu kedokteran, kimia, matematik, Astronomi , pertanian, perternakan dan lain sebagainya.

Namun sayang setelah kemenangan demi kemenangan yang berhasil diraih umat Islam ketika itu secara perlahan kekuatan islam mulai redup. Islam terpecah belah menjadi kerajaan , Negara, dan kekuatan yang lemah, seperti yang kita saksikan saat ini. Dimulai dengan dikalahkannya kerajaan Islam di Andalusia (Eropah) oleh kekuatan Nasrani. Disusul dengan kehancurah kekhalifahan Islam di Turki pada tahun 1924. Negara yang berasaskan Islam seperti Iraq dan Afghanistan baru baru ini dihancurkan oleh Amerika. Timur tengah sebagai pusat Islam sekarang juga bergolak, satu persatu pemerintahannya dijatuhkan.

Mengapa ini boleh terjadi ? Allah telah mengingatkan semua ini dalam surat Maryam ayat 58-61 :

58. "Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis."

59. "Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang zalim) yang mensia-siakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan."

60. "kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun."

61. "yaitu syurga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.
( Maryam 58-61)

Semua bencana dan kejatuhan umat Islam dari kekuasaan dan kemenangan yang pernah diraih adalah karena umat yang muncul sesudah itu adalah mereka yang mensia-siakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Namun demikian kita sebagai pewaris generasi yang besar dimasa lalu , masih diberi kesempatan oleh Allah didalam surat Maryam ayat 60 untuk memperbaiki keburukan yang kita alami dewasa ini, yaitu dengan bertaubat dan berusaha memperbaiki kekeliruan kita selama ini.

Mari kita bangkitkan kembali kejayaan Islam dengan bertaubat dan memperbaiki semua kekeliruan yang pernah dilakukan oleh diri kita dan para pendahulu kita dimasa yang lalu. Semua itu boleh kita mulai dari diri kita masing masing. Hasilnya juga pertama sekali akan dinikmati oleh diri kita sendiri, terus tersebar pada keluarga, lingkungan dan bangsa ini.
Setelah menyadari semua kekeliruan kita dan bertaubat pada Allah yang pertama harus kita perbaiki adalah sholat kita masing masing . Sudahkan kita sholat dengan benar dan khusuk. Sudahkah kita mengerti semua kalimat yang kita ucapkan dalam sholat? Sudahkah kita melakukan sholat dengan khusuk dan benar? . Sampai saat ini kita masih banyak menjumpai Umat Islam yang sholat namun mereka tidak mengerti apa maksud kalimat yang mereka baca dalam sholat tersebut.

KEKUATAN AL-FATIHAH

Dalam bacaan Al-Fatihah ada do’a yang kita ucapkan minima 17 kali sehari semalam….Ihdina shiroothol mustaqiim. Shirootholladziina amta alaihim. Ghoiril maghduubi alaihim waladholliin….(.Tunjuki kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalan orang yang sesat dan bukan pula jalan orang yang Engkau murkai.).

Jika do’a ini dibaca dengan sungguh sunguh dan penuh keyakinan pasti Allah mengabulkannya. Apa lagi do’a ini dibaca 17 kali sehari semalam dan Allah tidak pernah menlak do’a orang yang dilakukan dengan sungguh sungguh.
Dengan berkah do’a ini seseorang dijamin selalu mendapat hidayah dan petunjuk dalam bertindak dan mengambil keputusan . Dia tidak akan keliru dalam mengambil keputusan. Dijamin ia akan meraih kejayaan demi kejayaan serta kemenangan demi kemenangan dalam hidupnya. Ia akan dijaga oleh Allah dari mengambil keputusan yang keliru dan boleh menghancurkan karier , profesionnya atau perniagaannya .

KeKUATAN DOA IFTHIROSH

Ketika duduk iftirosh , yaitu duduk diantara dua sujud ada do’a yang amat dahsyat. Sayang banyak umat islam yang tidak mengerti do’a ini dan membacanya dengan tergesa gesa dan kecepatan tinggi, tanpa memahami maknanya :

Robbighfirli….ya Allah ampuni aku, Warhamni….rahmati aku, wajjburni….tutupi semua keburukanku, warfa’ni….angkat derajatku, warzukni….beri aku rezeki, wahdini…beri aku hidayah dan petunjuk, wa’afini…beri aku kesehatan, wa’fu anni….ma’afkan aku.

Jika do’a tersebut dibaca dengan sungguh sungguh dan khusuk, pasti Allah mengabulkannya. Apa lagi do’a tersebut dibaca 17 kali sehari semalam, Allah tidak pernah menolak do’a hambaNya yang dipanjatkan dengan sungguh dan sepenuh hati. Manfaat do’a tersebut antara lain sebagai berikut:

Robbighfirli (ya Allah ampuni semua dosaku)

Jika do’a ini dibaca dengan sungguh sungguh dan ikhlas niscaya Allah akan mengampuni dosa kita yang telah lampau dan yang akan datang. Dengan pengertian pada masa mendatang Allah akan memelihara kita untuk tidak melakukan dosa besar dalam kehidupan kita didunia dan akhirat. Hati yang sudah bersih dari dosa akan bersinar dan mudah menerima hidayah serta petunjuk Allah. Ia akan mendapat bimbingan dalam mengambil keputusan dan melangkah. Sehingga selalu mendapat kemenangan dan keberhasilan dalam hidupnya.

Hati yang kotor tertutup dosa mejadi hitam gelap dan susah menerima hidayah dan bimbingan Allah. Hati yang hitam dan gelap cenderung mengikuti bisikan syetan yang membawanya memperturutkan hawa nafsu dan mengambil keputusan yang keliru . Berbagai keputusan yang salah dan keliru membawanya pada kehidupan yang porak poranda penuh kesulitan dan penderitaan. Ia akan mengalami kesengsaraan hidup didunia maupun akhirat.

Warhamni (Rahmati aku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusuk dan sungguh sungguh akan dibukan kan Allah baginya pintu rahmat dari langit dan bumi. Ia akan mendapat Rahmat dan kasih sayang Allah dari segala penjuru. Di jamin hidupnya akan sejahtera berkecukupan . Tidak ditimpa kemelaratan dan kehinaan dimanapun ia berada. Dijauhkan dari kesedihan, duka cita, stres dan tertekan. Hidup bahagia dan sejahtera sepanjang waktu didunia maupun akhirat.

Wajburni (Tutupi segala aib dan keburukanku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh niscaya akan ditutupi Allah segala aib , keburukan dan kekuarangannya. Pepatah mengatakan “ tidak ada gading yang tak retak “, demikian pula kita sebagai manusia tentu banyak punya kelemahan dan keburukan. Kita takut jika aib, dan kelemahan kita diketahui orang banyak. Insya Allah Dia akan menutupi semua kelemahan dan kekuarangan kita dari orang banyak. Orang tidak tahu dengan kelemahan dan keburukan kita, orang hanya melihat sisi baik dari kehidupan kita. Sehingga kita dapat meraih kejayaan demi kejayaan dalam kehidupan ini.

Sungguh celaka orang yang dibukakan aibnya dihadapan orang banyak. Tidak ada gading yang tidak retak, setiap kita tentu punya kelemahan dan kekurangan, Insya Allah dengan kekuatan do’a ini Allah akan menutupi semua aib dan kekurangan kita.

Warfa’ni ( Angkat derajatku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh niscaya akan diangkat derajatnya oleh Allah , dijauhkan dari kehinaan , penindasan, kemelaratan dan lain sebagainya. Dengan berkah do’a ini umat Islam tidak akan menjadi umat yang lemah, dizalimi, tertindas , dicurangi dan difitnah. Umat Islam akan menjadi umat yang kuat , disegani, dihormati oleh lawan dan kawan. Seorang yang membaca do’a ini dengan khusu dan sungguh sungguh akan mendapat kemuliaan hidup didunia dan akhirat. Dia tidak akan menjadi orang yang susah, sengsara, hina , papa, miskin,tertindas, dizalimi, hidup serba kekurangan dan lain sebagainya. Ia akan menjadi orang yang dihormati dan disegani dimanapun berada.

Warzukni ( Beri aku rezeki)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sunguh akan dijauhkan dari kemiskinan dan kepapaan . Ia akan hidup berkelimpahan dan dicukupkan semua hajat dan keperluannya. Allah akan mendatangkan rezeki baginya dari langit , bumi dan seluruh penjuru yang diberkahi. Apa saja bidang usaha yang diceburi akan mendatangkan rezeki berlimpah baginya.
Wahdini (Beri aku hidayah dan petunjuk)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh akan selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dalam menjalani hidupnya. Baginya tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Apapun masalah yang menghadang dapat diselesaikannya dengan baik. Baginya tidak ada istilah putus asa. Ia tidak pernah mengalami kebingungan, kebuntuan dan putus asa dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan.

Wa’afini (Beri aku kesihatan)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh insya Allah memiliki tubuh yang sehat dan kuat, jauh dari berbagai penyakit yang membuatnya lemah dan sulit menyelesaikan berbagai pekerjaan dan tugas yang dihadapinya sehari hari. Allah akan membimbingnya mendapatkan badan yang sehat dan kuat. Makanan dan pola hidupnya terpelihara baik sehingga badannya tetap sehat dan kuat terhindar dari berbagai penyakit yang banyak menyerang masyarakat kota dewasa ini. Bagi yang sentiasa sakit-sakitan insya Allah akan mendapat bimbingan secara naluriah untuk mendapatkan badan yang sihat dan kuat.

Wa’fu anni ( Maafkan aku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh insya Allah akan mendapat ampunan dan maaf dari Allah atas berbagai kesalahan dan kekeliruan yang telah dilakukan. Dengan mendapat keampunan dariNya insya Allah ia akan dapat memperbaiki berbagai kesalahan dan kekeliruan itu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Itulah do’a - do’a dahsyat didalam sholat yang telah membawa kemenangan dan keberhasilan pada umat Islam dimasa lampau meraih kejayaan dan kemenangan. Dengan kekuatan sholat umat Islam dimasa lalu mengalahkan musuh musuhnya dan menguasai dunia dimasa itu. Namun sekarang akibat mensia siakan sholat umat Islam di tindas dan dihina dimana mana. Mari kita perbaiki semua kekeliruan ini. Sedikit sekali umat Islam yang mengerti dan membaca do’a Iftirosh dengan khusuk dan sungguh sungguh. Kebanyakan orang membacanya dengan cepat dan tergesa gesa, tanpa mengerti arti dan maksudnya.

Mari kita perbaiki mutu hidup kita masing masing dengan memperbaiki mutu sholat. Jika umat Islam sudah melakukan sholat dengan benar dan khusuk niscaya kemenangan yang pernah diraih umat Islam dimasa lalu akan datang kembali . Berbagai kesulitan , fitnah, penindasan, tekanan, yang dialami umat Islam dewasa ini merupakan peringatan dari Allah. Karena banyak diantara kita yang sudah menjadi umat yang mensia siakan sholat dan memperturutkan hawa nafsu sebagaimana disebutkan dalam surat Maryam ayat 59 diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar